Artikel, Music News

Kontroversi temuan “Indonesia Raya” asli berubah arah!

Senin, 06 Agustus 2007 22:23
Lagu ‘INDONESIA RAYA’ Temuan Roy Suryo Diragukan Keasliannya
Kapanlagi.com – Rekaman lagu kebangsaanINDONESIA RAYA karya WR Supratman yang ditemukan pakar telematika Roy Suryo Notodiprojo di Perpustakaan Leiden Belanda diragukan keasliannya.”Saya tidak yakin rekaman itu merupakan lagu INDONESIA RAYA versi asli gubahan WR Supratman karena rekaman itu diproduksi pada tahun 1944 atau pada saat pendudukan Jepang,” ujar pemerhati sejarah Drs. H.Muhammad TWH di Medan, Senin (6/8).

Menurut dia, rekaman produksi Chuuoo Sangi In itu diduga telah dirubah oleh Jepang yang pada saat itu tengah berkuasa. Jepang telah memerintahkan agar kata-kata dan irama lagu itu disesuaikan dengan keinginannya untuk mendukung situasi dan kondisi pada masa itu.

Melalui rekaman itu, katanya, dapat diketahui lagu INDONESIA RAYA dinyanyikan dengan penuh semangat dalam kegiatan baris-berbaris anggota Pembela Tanah Air (PETA), pemuda rekrutan Jepang untuk membantu pasukannya menghadapi perang di Asia Timur Raya yang pada masa itu tengah berlangsung.

“Karena itu kata-kata pada lagu tersebut ada yang berbeda dengan aslinya.Ada tiga stanza dan irama cobravura bukannya irama mars,” katanya.

Lebih jauh wartawan senior itu mengatakan, sekiranya piringan hitam yang diproduksi Perusahaan Piringan Hitam Populer di Pasar Baru milik Yo Kim Chan ditemukan, maka didapat versi asli lagu INDONESIA RAYA karya WR Supratman. Piringan hitam itu diproduksi Singapura pada tahun 1929, tetapi tidak dibenarkan masuk ke Indonesia oleh pemerintah Hindia Belanda karena memuat kata-kata “merdeka”.

Menurut Muhammad TWH, rekaman lagu INDONESIA RAYAyang diproduksi pada zaman Jepang merupakan laguINDONESIA RAYA versi Jepang, sementara lagu INDONESIA RAYA yang asli secara lengkap dapat dibaca dalam bukuTragedi Kehidupan Seorang Komponis karya Subagio IN. Ketika lagu itu diperdengarkan di depan Kongres Pemuda pada 28 Oktober 1928 di Gedung Kramat Raya No 106 Jakarta masih digunakan kata-kata “Indones, Indones, mulia tanahku negeriku yang kucinta”.

“Lagu INDONESIA RAYA pertama kali dinyanyikan oleh gadis tanggung bernama Dolly, puteri Haji Agus Salim di depan Kongres Pemuda 1928,” katanya. (kpl/boo)

Catatan saya:

Menyimak perkembangan kontroversi temuan Roy Suryo ini, sepertinya mengarah atau diarahkan kepada: Apakah lagu Indonesia Raya yang sekarang kita jadikan lagu kebangsaan itu asli karya Wage Rudolf Supratman atau bukan?

Artinya, posisi Roy Suryo yang awalnya diragukan sebagai penemu lagu Indonesia Raya asli tidak digugat lagi. Tetapi posisinya berubah menjadi pemicu (provokator?) ketidakpercayaan masyarakat akan keaslian lagu Indonesia Raya yang kita jadikan lagu kebangsaan itu. Maka yang terjadi, semua ahli sejarah angkat bicara.

Bagaimana menurut Anda?

About toekangmoesik

♥ Player solo keyboard di Losari Beach Hotel & Restaurant Makassar ♥ MD & Production Mgr di Radio SPFM Makassar ♥ Mantan Instruktur Gitar di Yayasan Pusat Pendidikan Musik (YPPM) Mataram-NTB ♥

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

jasa pembuatan blog, hosting blog murah, jasa pembuatan radio streaming, cara membuat radio streaming murah

MUSIC POLLING

Musichat

Kategori

Arsip

%d blogger menyukai ini: