Artikel, Music Knowledge

Mr. C

Mr. C…

But, not for Mr. Cool or Mr. Cute, etc!

Lalu apa dong?

Ini sebuah gelar yang populer di kalangan tukang kibor di Makassar. Gelar yang diberikan kepada tukang kibor yang bisanya cuma memainkan lagu dengan nada dasar C.

Hah, apa ada?

Ada!

Di kalangan tukang kibor yang sering manggung baik di kafe, resto, pesta kawinan, bahkan pada show artis ada di antaranya yang cuma bisa bermain seperti itu. Semua lagu yang dimainkannya dengan akord C. Kalau ketemu lagu bernada dasar minor maka dimainkannya selalu dengan nada dasar Am yang scale (titi nada/tangga nada)-nya masih scale C.

Lho, jadi kalau suara penyanyinya ketinggian atau kerendahan dengan nada dasar C lalu minta dimainkan dengan nada dasar lain, F misalnya, gimana?

Mudah, tinggal transpose aja!

Emang bisa?

Apa sih yang gak bisa di era teknologi maju sekarang ini? Semua kibor keluaran 20 tahun terakhir punya fasilitas transpose nada. Bahkan pada kibor kelas professional sekalipun. Padahal untuk seorang tukang kibor pro yang mahir memainkan kibor, fasilitas ini sebenarnya tidak perlu-perlu amat. Karena dengan mudah dia pasti bisa memainkan lagu dengan semua nada dasar. Mulai dari A, B, C, D, E, F dan G, juga untuk nada kromatiknya mulai dari G#/Ab, A#/Bb, C#/Db, D#/Eb, dan F#/Gb.

Lalu, bagaimana cara Mr. C mentranspose nada dasar itu?

Amat mudah! Pada umumnya transpose pada kibor punya tombol up dan down yang sekali klik nada bisa naik setengah atau turun setengah. Dengan memahami scale C kromatik berikut, nada dengan mudah bisa ditranspose.

C – C# – D – D# – E – F – F# – G – G# – A – A# – B – C’

Jarak masing-masing nada adalah setengah. Jadi misalnya Mr. C ingin memainkan nada dasar D dengan pola akord C, maka ditekanlah tombol transpose up dua kali. Kalau mau memainkan nada A, maka ditekanlah tombol transpose down tiga kali. Mau main nada dasar Fis (F#) tekan tombol up enam kali atau tombol down enam kali. Begitu seterusnya.

Tapi kan Mr. C harus tau akord-akord lain, bukan hanya bisa menekan akord C aja? Karena setiap lagu kan punya banyak akord?

Benar! Mr. C sebenarnya bukan orang yang bodoh-bodoh amat. Karena jika tidak punya dasar musik, dia pasti akan kesulitan. Kata saya Mr. C adalah orang malas. Karena tidak mau mempelajari lagu pada semua nada dasar. Atau Mr. C adalah orang yang menguasai akord (pada tangan kirinya) tapi lemah dalam penguasaan scale (pada tangan kanannya).  Sebab pada dasarnya, memainkan scale C pada kibor adalah hal yang amat mudah. Anak kecil yang baru lihat kiborpun akan dengan mudah memainkannya. Coba saja, jika Anda orang yang tidak bisa main alat musik, cobalah menekan tuts/key piano atau kibor yang berwarna putih (Ingat! Hanya yang putih) mulai dari sebelah kiri secara berurutan. Maka Anda akan mendengarkan scale C dan bahkan bisa mengikutinya dengan solmisasi dalam benak Anda. Do… re… mi… fa… sol… la… si… do… re… mi… etc. Tapi ini tidak berlaku untuk scale lain yang harus memainkan tuts hitam. Inilah yang dihindari Mr. C…! Apalagi jika harus memainkan nada dasar B yang semua tuts hitam harus dipencet!

About toekangmoesik

♥ Player solo keyboard di Losari Beach Hotel & Restaurant Makassar ♥ MD & Production Mgr di Radio SPFM Makassar ♥ Mantan Instruktur Gitar di Yayasan Pusat Pendidikan Musik (YPPM) Mataram-NTB ♥

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

jasa pembuatan blog, hosting blog murah, jasa pembuatan radio streaming, cara membuat radio streaming murah

MUSIC POLLING

Musichat

Kategori

Arsip

%d blogger menyukai ini: